Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok per m²: Rumus & Tabel
Membeli kurang berarti berhenti di tengah bidang. Membeli berlebihan berarti ember yang mengeras di gudang. Rumusnya sederhana — yang sering salah adalah menghitung luasnya.
Ada tiga angka yang Anda butuhkan: luas dinding, konsumsi produk per meter persegi per lapis, dan jumlah lapis. Dua yang terakhir tercetak di setiap halaman produk kami. Yang pertama harus Anda ukur.
Menghitung luas dinding
Contoh kamar tidur 4 × 3,5 m dengan tinggi 3 m, satu pintu 0,9 × 2,1 m dan satu jendela 1,5 × 1,2 m:
- Keliling = (4 + 3,5) × 2 = 15 m
- Luas kotor = 15 × 3 = 45 m²
- Pintu = 1,89 m², jendela = 1,8 m² → total bukaan 3,69 m²
- Luas bersih = 41,3 m²
Bila plafon ikut dicat, tambahkan 4 × 3,5 = 14 m².
Menghitung kebutuhan material
Faktor 1,1 adalah cadangan 10% untuk perbaikan dan sisa di wadah. Untuk finishing dekoratif gunakan 1,15.
Untuk kamar tidur di atas dengan PURA MATT (0,1 kg/m² per lapis, 2 lapis): 41,3 × 0,1 × 2 × 1,1 = 9,1 kg. Pilihan paling ekonomis: satu ember 15 kg, atau dua kaleng 5 kg bila Anda ingin menghindari sisa.
Tabel kebutuhan cat per m² untuk 16 produk
Angka total sudah memperhitungkan jumlah lapis yang direkomendasikan. Kolom terakhir menunjukkan berapa meter persegi yang ditutup satu kilogram produk — belum termasuk cadangan 10–15%.
| Produk | Konsumsi per lapis | Lapis | Total | 1 kg menutup |
|---|---|---|---|---|
| VELURA | 350–450 g/m² | 2 lapis | 0,4 kg/m² | ± 2,5 m² |
| SETRA | 200–250 g/m² | 2 lapis | 0,23 kg/m² | ± 4,4 m² |
| AURUM | 120–160 g/m² | 2 lapis | 0,14 kg/m² | ± 7,1 m² |
| NUBIA | 150–200 g/m² | 2 lapis | 0,17 kg/m² | ± 5,7 m² |
| SIROKA | 400–600 g/m² | 1–2 lapis | 0,5 kg/m² | ± 2 m² |
| LOFTA | 600–900 g/m² | 2–3 lapis | 0,75 kg/m² | ± 1,3 m² |
| ROKKA | 1.200–2.500 g/m² | 1–2 lapis tebal | 1,8 kg/m² | ± 0,6 m² |
| MARMORA | 500–800 g/m² | 3–4 lapis tipis | 0,65 kg/m² | ± 1,5 m² |
| DAMASKA | 350–500 g/m² | 2 lapis | 0,42 kg/m² | ± 2,4 m² |
| PURA MATT | 90–110 g/m² per lapis | 2 lapis | 0,2 kg/m² | ± 5 m² |
| PURA EGGSHELL | 95–115 g/m² per lapis | 2 lapis | 0,21 kg/m² | ± 4,8 m² |
| CERAMIX | 110–130 g/m² per lapis | 2 lapis | 0,24 kg/m² | ± 4,2 m² |
| SILOXA | 180–260 g/m² per lapis | 2 lapis tebal | 0,44 kg/m² | ± 2,3 m² |
| KALKA | 120–150 g/m² per lapis | 2 lapis | 0,27 kg/m² | ± 3,7 m² |
| FONDO GRIP | 150–200 g/m² | 1 lapis | 0,17 kg/m² | ± 5,7 m² |
| CLARA COAT | 80–100 g/m² per lapis | 2 lapis tipis | 0,18 kg/m² | ± 5,6 m² |
1 pail 25 kg untuk berapa meter persegi
Ember 25 kg adalah kemasan paling ekonomis per kilogram. Daya tutupnya tergantung konsumsi produk:
- VELURA — sekitar 62 m² (2 lapis)
- SETRA — sekitar 111 m² (2 lapis)
- AURUM — sekitar 179 m² (2 lapis)
- NUBIA — sekitar 143 m² (2 lapis)
- SIROKA — sekitar 50 m² (1–2 lapis)
- LOFTA — sekitar 33 m² (2–3 lapis)
- ROKKA — sekitar 14 m² (1–2 lapis tebal)
- MARMORA — sekitar 38 m² (3–4 lapis tipis)
- DAMASKA — sekitar 59 m² (2 lapis)
- PURA MATT — sekitar 125 m² (2 lapis)
- PURA EGGSHELL — sekitar 119 m² (2 lapis)
- CERAMIX — sekitar 104 m² (2 lapis)
- SILOXA — sekitar 57 m² (2 lapis tebal)
- KALKA — sekitar 93 m² (2 lapis)
- FONDO GRIP — sekitar 143 m² (1 lapis)
- CLARA COAT — sekitar 139 m² (2 lapis tipis)
1 galon (5 kg) cat untuk berapa m²
Kemasan 5 kg cocok untuk satu kamar atau bidang aksen. Perkiraan daya tutup dengan jumlah lapis yang direkomendasikan:
- VELURA — sekitar 12 m² (2 lapis)
- SETRA — sekitar 22 m² (2 lapis)
- AURUM — sekitar 36 m² (2 lapis)
- NUBIA — sekitar 29 m² (2 lapis)
- SIROKA — sekitar 10 m² (1–2 lapis)
- LOFTA — sekitar 7 m² (2–3 lapis)
- ROKKA — sekitar 3 m² (1–2 lapis tebal)
- MARMORA — sekitar 8 m² (3–4 lapis tipis)
- DAMASKA — sekitar 12 m² (2 lapis)
- PURA MATT — sekitar 25 m² (2 lapis)
- PURA EGGSHELL — sekitar 24 m² (2 lapis)
- CERAMIX — sekitar 21 m² (2 lapis)
- SILOXA — sekitar 11 m² (2 lapis tebal)
- KALKA — sekitar 19 m² (2 lapis)
- FONDO GRIP — sekitar 29 m² (1 lapis)
- CLARA COAT — sekitar 28 m² (2 lapis tipis)
Contoh untuk rumah utuh
| Tipe rumah | Luas dinding interior | PURA MATT 2 lapis | Kemasan yang disarankan |
|---|---|---|---|
| Tipe 36 | 120 – 140 m² | 30 kg | 1 ember 25 kg + 1 kaleng 5 kg |
| Tipe 45 | 150 – 170 m² | 36 kg | 1 ember 25 kg + 2 kaleng 5 kg |
| Tipe 70 | 230 – 260 m² | 56 kg | 2 ember 25 kg + 1 kaleng 5 kg |
| Tipe 120, 2 lantai | 380 – 420 m² | 88 kg | 3 ember 25 kg + 2 kaleng 5 kg |
| Villa 350 m² | 800 – 900 m² | 187 kg | 7 ember 25 kg + 2 ember 15 kg |
Enam kesalahan menghitung yang paling sering
- Memakai luas lantai sebagai luas dinding. Luas dinding biasanya 3–3,5 kali luas lantai untuk ruangan berukuran normal.
- Lupa plafon. Plafon menambah sekitar 25–30% dari total kebutuhan.
- Mengabaikan daya serap dinding baru. Plester baru tanpa primer bisa menyerap 30–50% lebih banyak pada lapis pertama.
- Menghitung satu lapis untuk perubahan warna besar. Gelap ke terang hampir selalu butuh tiga lapis, kecuali primer ditinting.
- Tidak menambahkan cadangan. Untuk dekoratif, kehabisan di tengah bidang berarti mengulang seluruh bidang.
- Memakai konsumsi teoretis pabrikan. Angka di label dibuat untuk permukaan ideal. Dinding bertekstur atau berpori bisa 20–40% lebih boros.
Kalkulator online
Kalkulator kami menghitung kebutuhan, kombinasi kemasan yang paling ekonomis, dan perkiraan biaya untuk seluruh 16 produk. Masukkan luas dinding atau ukuran ruangan, pilih produk, dan hasilnya langsung muncul.